#visitbengkulu

ARTIKEL

RUMAH PENGASINGAN BUNG KARNO DI BENGKULU


nama | 14 Februari 2020 | Dilihat : 42 kali


Rumah Pengasingan Bung Karno Adalah Situs Bersejarah Di Kota Bengkulu. Rumah Ini Adalah Saksi Bisu Dari Awal Kisah Cinta Sang Proklamator Dan Ibu Negara Pertama.

Pada Januari 1938, Nirom (Nederlands Indische Radio Omrup) Atau Radio Hindia Belanda Menyiarkan Berita Bahwa Bung Karno Akan Dipindahkan Dari Pengasingannya Di Ende, Flores Ke Bengkulu. Kabar Tersebut Disambut Dengan Bahagia Oleh Pendukung Pergerakan Kemerdekaan Di Bengkulu.

Bung Karno Pun Menjejakan Kakinya Di Bengkulu Pada 14 Februari 1938. Beliau Tinggal Di Rumah Milik Pedagang Keturunan Tionghoa, Tjang Tjeng Kwat.

Pada Saat Itu, Rumah Ini Berada Jauh Di Pelosok Kota, Dengan Luas 4 Hektar. Namun Kini, Lokasinya Berada Tepat Di Jantung Kota Bengkulu. Dan Menjadi Agenda Wajib Bagi Wisatawan Yang Datang.

Rumah Ini Dibangun Pada Tahun 1918, Dengan Sentuhan Arsitektur Khas Eropa Campur Chinese. Luas Bangunan Adalah 162 M2 Dengan Ukuran 9x18 M. Jendela-Jendelanya Dibuat Dengan Bingkai Putih Dan Lurus, Klasik Ala Eropa.

Sentuhan Pemilik Rumah Yang Merupakan Seorang Tionghoa, Terletak Pada Ventilasi Kusen Pintu Dan Jendela. Ukirannya Merupakan Simbol Dari Karakter Chinese Fu, Lu, Dan Shou, Yang Berarti Berkah, Dan Keberuntungan.

Di Dalam Rumah Ini Terdapat 2 Ruang Tamu Dan Ruang Kerja, Serta 2 Kamar Tidur. Furniturenya Masih Terjaga Hingga Kini. Dari Meja Tamu, Meja Makan, Hingga Ranjang.

Di Ruang Tamu, Bung Karno Biasa Menjamu Tokoh Penting Bengkulu.  Termasuk Tokoh Muhammadiyah Bengkulu, Hasan Din, Yang Kala Itu Membawa Sang Anak Gadis, Fatmawati Hingga Menarik Hati Bung Karno.

Ruang Kerja Bung Karno Juga Masih Terawat Lengkap Dengan Koleksi Buku-Buku Beliau Yang Berjumlah 303 Buah. Buku-Buku Tersebut Terdiri Dari Bahasa Inggris, Belanda, Dan Indonesia. Di Ruang Kerja Ini Bung Karno Juga Tetap Aktif Melahirkan Lembar-Lembar Pemikirannya. Juga Surat Surat Cintanya Untuk Ibu Fatmawati.

Dalam Lemari Terdapat Juga 120 Kostum Sandiwara Yang Digunakan Bung Karno Dalam Komunitas Sandiwaranya: Monte Carlo.

Yang Paling Menarik Bagi Pengujung Adalah Sumur Bung Karno. Bahkan Beberapa Orang Percaya Bahwa Membilas Wajah Dengan Airnya Bisa Membuat Wajah Awet Muda.

Tak Lupa Juga  Sepeda Onthel Milik Bung Karno. Bung Karno Terkenal Suka Mengoleksi Sepeda Onthel Berbagai Merk. Saat Dalam Pengasingannya Di Bengkulu Pun, Beliau Menyisihkan Uang Hingga Bisa Membeli Sepeda Tersebut. Sepeda Ini Merupakan Saksi Bisu Tumbuhnya Benih-Benih Cinta Kepada Ibu Fatmawati.

Bung Karno Juga Sempat Merancang Dibangunnya Masjid Jamik Bengkulu Saat Dalam Pengasingannya. Masjid Jamik Bengkulu Pun Hingga Kini Masih Berdiri.

Rumah Bung Karno Masuk Ditetapkan Sebagai Cagar Budaya Sejak Tahun 2004, Merupakan Peninggalan Sejarah Bengkulu Yang Tak Ternilai.

Walaupun Hanya 4 Tahun Di Bengkulu, Namun Sang Proklamator Sudah Meninggalkan Begitu Banyak Jejaknya, Sejarahnya, Dan Ilmunya Yang Terus Dikenang Hingga Kini Di Bumi Rafflesia.

 

 


Lihat Foto Lihat Video Lihat Maps

Share this :

Artikel Lain

20 November 2019 Dilihat : 31 kali

FESTIVAL PESISIR PANTAI PANJANG 2019